Aku Kira Istriku, Ternyata Mama. Kami Terlanjur Menikmati
8K views • 5 jam lalu • 102 Komentar
Malam itu aku pulang larut, lelah setelah lembur panjang. Rumah gelap gulita, hanya samar-samar cahaya remang dari luar jendela. Lampu kamar sudah dimatikan. Aku mendekati ranjang, merasakan kehangatan tubuh yang terbaring di sisi istriku biasa. Tanpa banyak bicara, hasrat langsung membuncah. Aku mencium lehernya, meraba lekuk pinggang yang lembut, lalu menindih tubuh itu dengan penuh nafsu. Gerakan semakin liar, desahan terdengar familiar namun lebih dalam.
Saat akhirnya lampu dinyalakan, wajah yang menatapku adalah wajah ibu kandungku—mama. Keduanya terpaku, napas tersengal. Namun, tubuh yang sudah terbakar gairah tak lagi bisa berhenti. Dalam keheningan penuh dosa, kami melanjutkan hingga klimaks yang membakar, terlanjur menikmati kenikmatan terlarang yang tak seharusnya terjadi.
Baca Selengkapnya.. =>